17 Jan 2011

Bisnis Sampingan bagi Karyawan


Berprofesi sebagai karyawan, tidak menutup kemungkinan Anda untuk menjalankan sebuah usaha. Banyak peluang bisnis yang bisa Anda jalankan di luar jam kerja. Mungkin sebagian orang beranggapan bahwa menjalankan usaha sambil bekerja di sebuah instansi, merupakan hal yang cukup sulit. Namun sekarang Anda tidak perlu khawatir lagi, karena sudah banyak peluang bisnis sampingan yang bisa dijalankan karyawan di luar jam kerja.

Maraknya bisnis sampingan saat ini, memberikan kemudahan para karyawan untuk berwirausaha. Rata-rata para karyawan tertarik untuk memulai bisnis, karena mereka menginginkan tambahan pendapatan di luar gaji yang mereka terima. Selain itu, ada juga yang termotivasi memulai bisnis sampingan karena mereka ingin memiliki aktivitas lain, agar tidak jenuh dengan pekerjaan utama mereka.Peluang bisnis apa yang bisa dijalankan para karyawan? Bagaimana cara memulai bisnis sampingan? Dan siapa saja target pasar bisnis sampingan karyawan? Berikut informasi selengkapnya.

Konsumen
Sasaran pasar bisnis sampingan cukup luas, tidak hanya sebatas konsumen yang ada di lingkungan kerja saja. Walaupun target utama Anda adalah rekan kerja yang ada di instansi tersebut, namun tidak menutup kemungkinan Anda juga bisa memasarkannya kepada masyarakat luas (misalnya saja : kerabat dekat, tetangga rumah, maupun masyarakat umum).

Info bisnis
Mencari ide bisnis sampingan bagi karyawan memang tidak ada habisnya. Namun, karena Anda masih memiliki tugas utama sebagai karyawan. Sebaiknya jika membuka usaha, pilih peluang bisnis yang mudah dijalankan. Sehingga tidak menggangu pekerjaan Anda sebagai seorang karyawan. Salah satu bisnis sampingan yang banyak dijalankan karyawan adalah memasarkan suatu produk, seperti bisnis dagang sepatu dan tas.

Melihat kebutuhan karyawan akan sepatu dan tas kerja yang cukup tinggi, menjadikan produk tersebut cukup berpotensi untuk dijadikan sebagai bisnis sampingan. Dengan membidik pasar sesama karyawan, Anda bisa mencoba bisnis ini sebagai alternatif untuk memperoleh tambahan penghasilan diluar gaji yang Anda terima setiap bulannya.

Untuk menjalankan bisnis dagang sepatu dan tas, Anda bisa memulainya dengan mencari barang dagangan dari produsennya langsung atau mencarinya di pusat kulakan sepatu dan tas seperti di daerah Cibaduyut. Sedangkan untuk memulainya, Anda bisa menawarkan produk-produk tersebut kepada rekan kerja Anda di waktu istirahat maupun sepulang kerja. Yang terpenting bisnis sampingan tersebut tidak mengganggu aktivitas Anda selama jam kerja.

Kelebihan bisnis
Bisnis dagang sepatu dan tas, merupakan bisnis yang mudah dijalankan. Karena bisnis ini tidak menyita banyak waktu, dan bisa dijalankan di sela-sela aktivitas kerja Anda. Selain itu modal yang dibutuhkan juga tidak terlalu besar, bahkan bisa disesuaikan dengan dana yang Anda miliki. Biaya operasional yang dibutuhkan juga tidak terlalu besar, sebab bisnis ini bisa dilakukan tanpa perlu menyewa lokasi usaha seperti bisnis lainnya.

Kekurangan bisnis
Kendala utama bisnis ini yaitu tingkat persaingan yang cukup ketat. Pesaing terkuat bisnis ini yaitu toko sepatu dan tas yang ada di sekitar Anda. Sebab sebagian konsumen lebih memilih membeli di took langsung, karena pilihan modelnya cenderung banyak. Oleh karena itu, untuk menarik minat konsumen, sebaiknya Anda selalu mengikuti perkembangan mode sepatu dan tas yang banyak dicari pasar. Selain itu perbanyak pilihan model sepatu dan tas yang Anda pasarkan, agar konsumen tidak berpaling pada pesaing Anda.

Pemasaran
Dalam memasarkan produk sepatu dan tas, strategi yang paling efektif yaitu dengan strategi promosi dari mulut ke mulut. Dengan memasarkan produk kepada rekan-rekan Anda, secara tidak langsung akan memperluas peluang pasar Anda.

Selanjutnya Anda juga bisa membuat brosur atau catalog, untuk mempermudah pemasaran produk. Dengan begitu konsumen terbantu untuk mengetahui segala informasi mengenai produk yang Anda tawarkan. Hal ini juga akan menjadi daya tarik tersendiri bagi para konsumen.

Disamping itu untuk memperluas jangkauan pasar, Anda bisa memasarkan produk sepatu dan tas melalui internet. Adanya kemajuan teknologi, membuat para pelaku usaha sengaja memasarkan produk mereka melalui dunia maya. Misalnya saja dengan membuat website, blog maupun memasarkannya melalui jejaring sosial yang saat ini sedang booming. Cara ini ternyata cukup efektif, karena sudah banyak pelaku usaha kecil, yang sukses menembus pasar global dengan bantuan internet.

Kunci sukses
Yang terpenting adalah jeli dalam memilih usaha sampingan yang banyak dibutuhkan para karyawan. Misalnya saja seperti sepatu dan tas kerja, isi ulang pulsa, alat tulis kantor, atau makanan ringan dan camilan. Bila waktu luang Anda terbatas, Anda tidak perlu memproduksi langsung produk-produk yang akan Anda pasarkan. Jalin kerjasama dengan para produsen maupun pusat grosir yang menyediakan berbagai macam produk dengan harga terjangkau.

Selain hal tersebut, dalam menjalankan bisnis sampingan usahakan jangan sampai mengganggu pekerjaan Anda. Jadi sebaiknya jalankan bisnis tersebut di waktu jam istirahat, sepulang kerja, atau saat libur kerja. Bagi Anda yang tertarik menjalankan bisnis sampingan bagi karyawan, berikut kami berikan contoh analisa ekonomi bisnis dagang sepatu dan tas kerja. Selamat mencoba dan salam sukses.

Analisa Ekonomi

Modal awal

Pembuatan catalog dan brosur Rp 100.000,00
Harga pokok pembelian :
Sepatu pria (@ Rp 75.000,00 x 20 pasang) Rp 1.500.000,00
Sepatu wanita (@ Rp 60.000,00 x 20 pasang) Rp 1.200.000,00
Tas pria (@ Rp 100.000,00 x 12 buah) Rp 1.200.000,00
Tas wanita (@ Rp 80.000,00 x 12 buah) Rp 960.000,00 +
Total Rp 4.960.000,00

Omset per bulan :

Asumsi : laba yang diambil per produk Rp 25.000,00
Harga jual sepatu pria : Rp 100.000,00/pasang
Harga jual wanita : Rp 85.000,00/pasang
Harga jual tas pria : Rp 125.000,00/buah
Harga jual tas wanita : Rp 105.000,00/buah

Penjualan sepatu :
Sepatu pria (@ Rp 100.000,00 x 10 pasang) Rp 1.000.000,00
Sepatu wanita (@Rp 85.000,00 x 15 pasang) Rp 1.275.000,00
Tas pria (@ Rp 125.000,00 x 6 buah) Rp 750.000,00
Tas wanita (@ Rp 105.000,00 x 5 buah) Rp 525.000,00 +
Total Rp 3.550.000,00

Biaya operasional per bulan:
Biaya pembelian (produk yang terjual) Rp 2.650.000,00
Transportasi Rp 150.000,00
Biaya internet Rp 100.000,00 +
Total Rp 2.900.000,00

Laba bersih per bulan
Rp 3.550.000,00 – Rp 2.900.000,00 = Rp 650.000,00

BEP
(modal awal : laba bersih per bulan) = 7,5 bulan


http://bisnisukm.com/bisnis-sampingan-bagi-karyawan.html
Selengkapnya...

Mencari Keyword Menarik untuk Bisnis Online


Mengoptimalkan bisnis online dengan menggunakan keyword atau kata kunci yang banyak dicari pengguna internet, merupakan cara efektif untuk membantu blog ataupun website Anda dikunjungi banyak orang. Bukan hanya itu, penggunaan keyword yang menarik juga membuat website atau blog kita mudah ditemukan oleh mesin pencari (search engine). Oleh sebab itu, penggunaan keyword yang spesifik pada fokus tema blog atau website menjadi perhatian tersendiri bagi para blogger, karena hal tersebut merupakan salah satu cara untuk mempromosikan bisnis mereka di dunia maya.Yang dimaksud dengan keyword sendiri adalah kata kunci yang sering dituliskan pengguna internet pada mesin pencarian, seperti google, yahoo, dll. Umumnya keyword yang sering dituliskan para user, berkisar antara dua sampai lima kata. Karena keyword sangat penting dalam internet marketing, maka wajar saja mencari keyword menarik untuk bisnis online tidaklah tergolong mudah. Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan, agar keyword yang Anda pilih tepat dan mudah ditemukan oleh search engine.

Pertama lakukan Riset keyword.

Hal ini sangat diperlukan, agar Anda tidak salah dalam menentukan keyword atau kata kunci. Usahakan untuk memilih kata kunci yang banyak diketikan pengguna internet di mesin pencarian. Untuk mempermudah riset, Anda bisa menggunakan layanan gratis seperti adwords keyword tool yang ada di google. Dengan begitu Anda bisa mendapatkan informasi data yang akurat, dan memperoleh pilihan kata kunci yang sesuai dengan konten-konten pada website atau blog Anda.

Kedua cantumkan keyword-keyword menarik, pada konten Anda.

Setelah mengetahui hasil riset keyword yang banyak dicari pengguna internet, selanjutnya Anda bisa mencantumkan kata kunci tersebut pada judul konten, post tag, isi konten, serta pada SEO pack. Cara tersebut akan mempermudah pengguna internet untuk menemukan konten-konten yang ada di blog maupun website Anda. Tentunya ini akan memberikan keuntungan bagi bisnis online Anda, seperti meningkatnya jumlah kunjungan dari para pengguna internet dan membantu pemasaran bisnis online Anda.

Ketiga perhatikan keyword density atau kerapatan keyword yang Anda gunakan.

Ini sangat penting, untuk menghindari adanya keyword stuffing (penggunaan kata kunci yang berulang-ulang) yang bisa membuat pengunjung tidak tertarik membaca konten Anda. Secara umum kerapatan keyword yang dianjurkan hanya sekitar 3-7% dari perbandingan kata yang bukan merupakan kata kunci. Bila Anda membuat konten yang berisi 300 kata, maka idealnya kata kunci yang bisa digunakan antara 5 sampai 10 kata. Hindari penggunaan keyword terlalu banyak, karena akan dianggap spam oleh mesin pencarian. Usahakan perbandingan keyword dan konten yang dibuat, tidak terlalu mencolok. Jika Anda belum yakin dengan perbandingan yang tepat, Anda bisa mencoba keyword density checker untuk menentukan tingkat kerapatan kata kunci dari blog atau website Anda.

Semakin banyak orang mencari kata kunci yang Anda gunakan, maka semakin besar pula peluang bisnis online Anda masuk di halaman pertama mesin pencarian. Oleh karena itu cermati kata kunci yang Anda gunakan, agar situs Anda mudah ditemukan berkembang optimal. Sekian informasi bisnis online untuk pekan ini, dan semoga informasi diatas bisa bermanfaat bagi kita semua. Salam sukses.
http://bisnisukm.com/mencari-keyword-menarik-untuk-bisnis-online.html
Selengkapnya...

Memulai Bisnis Sampingan dari Hobi


Memulai bisnis sampingan dari hobi yang dimilikinya, memberikan jalan bagi Nina Zainab untuk memperoleh tambahan income yang cukup besar. Ketertarikannya dengan pembuatan pernak-pernik untuk pernikahan, membuat wanita cantik ini memiliki ketrampilan yang cukup unik yaitu berkreasi dalam pembuatan seserahan pernikahan. Berawal dari itulah, wanita berusia 29 tahun ini mencoba menjalankan bisnis sampingan jasa seserahan.

Usaha sampingan tersebut dimulai Nina, sejak Ia menempuh pendidikan jurusan Fashion Garmen, di Inter Study Jakarta Pusat. Ketika masih menjadi mahasiswi, Nina sering membantu teman-temannya yang sedang mengadakan pesta pernikahan. Dari mulai urusan penataan bunga, dekorasi pernikahan, sampai membuatkan seserahannya. Ternyata dari hobi yang dimilikinya, Nina bisa mendapatkan penghasilan tambahan untuk membiayai kuliahnya sendiri.Walaupun usahanya sudah dirintis sejak kuliah, namun Nina baru mulai serius menekuni bisnisnya pada tahun 2007. Di sela-sela kesibukannya menjadi seorang staf di sebuah sekolah swasta, wanita yang akrab dipanggil Nina ini masih bisa meluangkan waktunya untuk menjalankan usaha jasa seserahan tersebut. Bermodalkan uang sekitar Rp 2 juta, Nina membeli bahan baku seperti kotak seserahan, plastik mika, serta hiasan lainnya yang berupa bunga maupun pita.

Untuk jasa yang ditawarkannya, Nina mematok harga dari mulai Rp 70.000,00 sampai Rp 300.000,00 untuk satu jenis seserahan. Ia menyesuaikan setiap bentuk dan isi seserahan sesuai dengan budget yang dimiliki calon pengantin. Jika budget yang dimiliki konsumen terbatas, Nina biasanya meminta konsumennya untuk membawa barang-barang bekas yang bisa dimanfaatkan untuk membungkus seserahan. Dari bahan-bahan tersebut, Nina akan mendaur ulangnya menjadi kemasan yang menarik. Contohnya saja seperti kaleng bekas, atau bunga kering yang bisa disemproti cat. Bukan itu saja, Ia juga menggunakan kain perca untuk hiasan maupun bantalan dalam kotak seserahan. Sehingga biaya yang dibutuhkan, tidak terlalu mahal. Walaupun menggunakan bahan-bahan daur ulang, namun hasil seserahan yang dibuat Nina tidak kalah cantik dengan produk seserahan yang ada di pasaran.

Yang terpenting baginya adalah, konsumen yang memesan produk seserahan bisa memperoleh kepuasan. Oleh karena itu sebelum membuatkan pesanan, Nina selalu memperhatikan karakter konsumennya untuk disesuaikan dengan desain seserahan yang akan dibuatkannya. Sehingga konsumen puas dengan desain seserahan yang dipesan.

Meskipun Nina harus menjalankan bisnis jasa seserahan di sela-sela kesibukannya sebagai karyawati, bukan berarti dia tidak bisa fokus menjalankan bisnis tersebut. Buktinya untuk mengembangkan usaha, Ia sengaja menambahkan dua tenaga kerja untuk membantu proses produksi.

Nah, bagi Anda yang tertarik untuk mencoba peluang bisnis sampingan. Anda bisa mengikuti kesuksesan Nina Zainab yang memulai bisnisnya sesuai dengan hobi, di sela-sela kesibukan Anda.

Semoga informasi profil pengusaha untuk pekan ini, bisa memberikan inspirasi bagi Anda yang sedang mencari ide bisnis sampingan dengan modal kecil. Selamat mencoba dan salam sukses.
http://bisnisukm.com/memulai-bisnis-sampingan-dari-hobi.html
Selengkapnya...

Pelatihan Bisnis Keripik Buah dan Sayur


Dalam rangka mengembangkan usaha pasca panen, pengolahan dan pemasaran hasil pertanian, khususnya buah dan sayur. Pada hari Senin (13/12/2010) PT. Khalifah Niaga Lantabura (PT. KNL) yang membawahi Tim Bisnis UKM, kedatangan tamu dari Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Kehutanan Pemerintah Daerah Kota Samarinda untuk mengadakan pelatihan bisnis keripik buah dan sayur. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan ketrampilan para petani dan petugas dinas pertanian, untuk mengolah hasil pertanian menjadi produk baru yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi. Salah satunya dengan mengolah buah dan sayur menjadi produk keripik.Pelatihan ini dimulai pada pukul 08.00 WIB di kantor PT. KNL. Pada sesi pertama diisi dengan pengantar bisnis yang disampaikan Bapak S. Jabat Kaban selaku founder dan direktur PT. Khalifah Niaga Lantabura. Sesi ini menjadi ajang bagi para peserta untuk mengenal lebih jauh Bisnis UKM, dan sharing mengenai potensi agribisnis yang ada di daerah Samarinda serta langkah-langkah apa saja yang bisa digunakan untuk mendukung potensi bisnis yang ada.

Setelah sesi pertama selesai, selanjutnya para peserta melanjutkan pelatihan dengan berkunjung langsung ke lokasi usaha kecil menengah “Arga Multicrisp” yang beralamat di daerah Watuadeg, Purwobinangun, Pakem, Sleman. Pada kesempatan tersebut, peserta mendapatkan materi pembuatan keripik salak yang disampaikan oleh Bapak Tri Yulianto selaku ketua UKM Arga Multicrisp. Kemudian dilanjutkan dengan terjun langsung dengan ikut praktek memproduksi keripik salak. Dari mulai proses pengupasan, pemotongan, penggorengan dengan vacuum frying, sampai proses pengemasan dengan bantuan mesin sealer.

Setiap sesi pelatihan, diikuti peserta dengan penuh antusias. Sehingga pelatihan yang berlangsung dari jam 08.00 sampai 14.00 WIB, ini selalu memancing para peserta untuk aktif bertanya dan mencoba semua tahapan produksi. Tentu suksesnya pelatihan bisnis keripik buah dan sayur pada hari ini, menjadi awal yang baik bagi pelatihan bisnis selanjutnya. Salam sukses.
http://bisnisukm.com/pelatihan-bisnis-keripik-buah-dan-sayur.html
Selengkapnya...

6 Jan 2011

Pertumbuhan PDB 2011 Sebesar 6,3 Persen


        TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bank Indonesia meyakini prospek ekonomi Indonesia akan tetap kuat dengan pertumbuhan PDB pada tahun 2011 dan 2012 diprakirakan lebih tinggi, masing-masing 6,3 persen. Hal ini terutama didorong permintaan domestik, khususnya investasi yang mengalami akselerasi.

        Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution di Jakarta, Rabu (5/1/2011), mengatakan, kinerja Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) pada tahun 2011 diprakirakan masih akan mencatat surplus yang relatif besar meskipun lebih rendah dibandingkan dengan surplus pada tahun 2010. Ekspor tetap tumbuh tinggi, tetapi impor tumbuh lebih cepat sejalan dengan kuatnya permintaan domestik sehingga surplus Neraca Transaksi Berjalan diprakirakan lebih rendah.


         Di sisi lain, Neraca Transaksi Modal dan Finansial (TMF) diprakirakan masih akan mencatat surplus cukup tinggi. Ini didorong besarnya aliran modal masuk, baik dalam bentuk investasi portofolio maupun investasi langsung (PMA).

         Ia mengatakan, momentum pemulihan ekonomi global kembali meningkat meskipun masih dibayangi risiko krisis utang di Eropa. Meski begitu, di tengah masih lemahnya pemulihan ekonomi di negara maju, kinerja ekonomi negara emerging markets tetap menunjukkan peningkatan.

          Selain itu, harga komoditas global juga terus menunjukkan peningkatan, tidak hanya dipengaruhi faktor supply-demand, tetapi juga didorong oleh beralihnya investasi ke pasar komoditas akibat pelemahan dollar AS dan rendahnya imbal hasil di negara maju.

         Sejauh ini, respons kebijakan bank sentral negara-negara maju masih cenderung mempertahankan suku bunga pada level yang relatif rendah. Sementara itu, beberapa negara emerging markets telah meningkatkan suku bunga kebijakannya yang disertai kebijakan untuk mengelola capital inflows dan menstabilkan pergerakan nilai tukar.

         Di tengah kondisi ekonomi dan keuangan global yang masih diliputi ketidakpastian tersebut, Dewan Gubernur Bank Indonesia meyakini perekonomian Indonesia pada 2010 dapat tumbuh sekitar enam persen.

         Capaian ini didukung oleh pertumbuhan ekonomi pada triwulan IV-2010 yang diperkirakan mencapai 6,1 persen, lebih tinggi dibandingkan dengan triwulan sebelumnya.

         Pertumbuhan ekonomi tersebut ditopang oleh kuatnya permintaan domestik, terutama konsumsi rumah tangga dan investasi. Peningkatan ekonomi Indonesia juga didukung oleh kinerja sisi eksternal yang cukup solid.

         Untuk keseluruhan 2010, NPI mengalami surplus yang cukup besar, didukung oleh masih kuatnya aliran masuk modal asing, khususnya investasi langsung dan investasi portofolio.

         "Dengan perkembangan tersebut, posisi cadangan devisa sampai dengan akhir Desember 2010 tercatat sebesar 96,2 miliar dollar AS atau setara dengan 7,1 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah," katanya.

         Sejalan dengan kuatnya kinerja eksternal ekonomi Indonesia tersebut, nilai tukar rupiah mencatat apresiasi disertai tingkat volatilitas yang cukup rendah. Secara point-to-point rupiah menguat 4,4 persen (YTD) menjadi Rp 9.010 per dollar AS disertai volatilitas yang menurun.

          Kebijakan pengelolaan capital inflows dan stabilitas nilai tukar yang ditempuh Bank Indonesia melalui intervensi valas dan akumulasi cadangan devisa mendorong ekspektasi positif terhadap perekonomian domestik.

          Secara relatif, penguatan rupiah lebih rendah dari apresiasi nilai tukar negara di kawasan sehingga daya saing Indonesia masih cukup kompetitif.

http://www.tribunnews.com/2011/01/06/pertumbuhan-pdb-2011-sebesar-63-persen
Selengkapnya...

Pemerintah Segera Pasang Spanduk Larangan Jual Miras ke ABG di Minimarket


          Jakarta - Tim terpadu pemerintah termasuk didalamnya kementerian perdagangan akan memasang spanduk atau pamflet disetiap pengecer minuman keras (miras) termasuk minimarket. Hal ini bagian dari sosialisasi kembali terkait larangan menjual miras kepada konsumen dibawah umur.

          "Termasuk dengan pamflet pengumuman, kita akan coba kesana arahnya. Kita akan sosialisasikan," kata Direktur Pengawasan Barang Beredar dan Jasa Kementerian Perdagangan Inayat Iman di kantornya, Jakarta, Rabu (5/1/2011)Inayat menuturkan masalah pengaturan distribusi minuman alkohol selama ini memang menjadi kewenangan kementerian perdagangan. Selain itu, pemerintah daerah juga turut andil dalam pengawasan produk-produk yang memiliki pasar terbatas seperti miras.

           "Kita minta agar minimarket menjual minol sesuai dengan ketentuan," seru Inayat.

           Ia menambahkan saat ini pemerintah sudah memiliki tim terpadu termasuk kementerian perdagangan, BPOM, Bea Cukai dan pemerintah daerah untuk masalah penjualan mirah ke anak-anak di bawah umur. Inayat berharap kesadaran para pengecer dan masyarakat terhadap ketentuan larangan penjualan minuman keras bagi usia dibawah umur bisa lebih meningkat.

"Insya Allah Februari-Maret kita action," katanya.

           Seperti diketahui sejumlah minimarket kini menjual minuman keras untuk semua kalangan, termasuk yang berusia di bawah 21 tahun. Anak-anak bebas membeli tanpa pernah ditanya kartu identitasnya oleh minimarket atau swalayan bersangkutan.

           Padahal dalam Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan RI No 359/MPP/Kep/10/1997 Tentang Pengawasan dan Pengendalian Produksi, Impor, Pengedara dan Penjualan Minuman Beralkohol tercantum:

            Pengecer atau Penjual Langsung Untuk Diminum dilarang menjual Minuman Beralkohol golongan A, B dan C, kecuali kepada Warga Negara Indonesia yang telah berusia 21 (dua puluh satu) tahun yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk dan Warga Negara Asing yang telah dewasa.

(hen/qom)
http://www.detikfinance.com/read/2011/01/05/151539/1539796/4/pemerintah-segera-pasang-spanduk-larangan-jual-miras-ke-abg-di-minimarket
Selengkapnya...

Tips Sukses Memulai Bisnis Sampingan


           Memutuskan untuk memulai usaha memang bisa dilakukan kapan saja. Termasuk ketika Anda masih memiliki rutinitas utama seperti bekerja, mengurus rumah tangga maupun menuntut ilmu. Namun untuk memulai usaha, Anda tidak harus meninggalkan rutinitas utama yang sudah ada. Sebab sekarang sudah banyak peluang bisnis sampingan yang bisa dijalankan disela-sela kesibukan Anda.

          Menjalankan bisnis sampingan disela-sela waktu luang, menjadi salah satu pilihan tepat untuk mendapatkan income tambahan. Meskipun awalnya Anda akan mendapatkan sedikit kendala karena belum terbiasa membagi waktu, namun tidak perlu ragu untuk memulainya. Karena sudah banyak pelaku bisnis sampingan yang sukses menjalankan usahanya dan masih bisa tetap fokus dengan rutinitas mereka. Apa Anda tertarik untuk bisa seperti mereka? Jika Anda berminat untuk memulai usaha disela-sela rutinitas Anda, berikut kami berikan tips sukses memulai bisnis sampingan, yang bisa Anda jadikan sebagai bahan pertimbangan.


1. Sebelum memulai bisnis, pastikan Anda memiliki waktu luang yang cukup. Hal ini sangat penting, agar bisnis sampingan yang dijalankan tidak mengganggu tugas Anda sehari-hari.

2. Buatlah jadwal, agar Anda tidak bingung dalam membagi waktu. Misalnya saja bagi para karyawan bisa menjalankan bisnisnya setelah pulang kerja atau di waktu-waktu libur, yang terpenting jangan pernah menjalankan bisnis waktu jam kerja. Sedangkan bagi ibu rumah tangga bisa menjalankan bisnisnya dengan menyisihkan waktu 3-4 jam setiap harinya, setelah menyelesaikan segala urusan rumah. Sehingga bisnis yang dijalankan, tidak mengganggu fokus utama Anda.

3. Pilih peluang bisnis yang mudah dijalankan, dan tidak menyita banyak waktu serta tenaga. Ini sangat penting, agar urusan bisnis Anda tidak mengganggu rutinitas utama. Selain itu, Anda juga bisa membagi waktu dan tenaga Anda dengan mudah. Sehingga tidak terlalu membebani pikiran Anda, untuk bisa fokus menjalankan usaha dan rutinitas utama secara bersamaan.

4. Jangan sampai mengabaikan tugas utama Anda. Walaupun bisnis sampingan Anda sudah berkembang, namun jangan sampai lupa waktu dan mengabaikan tugas utama Anda. Tetaplah berkomitmen untuk bisa bekerja secara efektif dalam menyelesaikan segala kewajiban Anda, agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan.

5. Untuk mengurangi stress, pilihlah peluang bisnis dibidang yang Anda suka. Ini bisa dijadikan sebagai salah satu cara, untuk mengurangi beban kerja Anda. Sebab, biasanya seseorang dengan senang hati mengerjakan segala hal yang menjadi kesukaannya. Malahan banyak orang yang sengaja menjalankan bisnis sampingan sesuai hobi, untuk mengurangi beban pikiran yang mereka dapatkan di tempat kerja.

6. Perhatikan etika bisnis. Bila Anda seorang karyawan, sebaiknya hindari membuka usaha yang memiliki bidang sama dengan perusahaan tempat Anda bekerja. Apalagi dengan sengaja merebut konsumen-konsumen yang dimiliki perusahaan tersebut, tentunya ini tidak sesuai dengan hukum dan etika bisnis. Karena Anda bersaing dengan cara yang tidak benar. Oleh karena itu, lebih baik Anda pilih peluang usaha dibidang yang berbeda dengan tempat Anda bekerja. Jika terpaksanya sama, maka bersainglah secara sehat dan konsultasikan terlebih dahulu dengan pihak perusahaan tempat Anda bekerja.

7. Jika Anda tidak memiliki cukup waktu untuk menjalankan usaha langsung, sebaiknya cari tenaga kerja yang bisa Anda percaya menjalankan bisnis tersebut. Bisa dari kerabat dekat atau teman-teman Anda. Jadi, Anda cukup memantau perkembangan bisnis tersebut tanpa harus turun tangan langsung.

           Setelah mengetahui beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika memulai bisnis sampingan, Andapun bisa mencoba bisnis tersebut kapan saja. Mulailah untuk mencari ide bisnis yang cukup prospek, dan perluas informasi Anda untuk merealisasikan bisnis tersebut. Tentukan kesuksesan Anda dari sekarang, tanpa harus meninggalkan pekerjaan Anda. Selamat mencoba dan salam sukses.

http://bisnisukm.com/tips-sukses-memulai-bisnis-sampingan.html
Selengkapnya...

Kendala UKM Memasuki Pasar Global


          Berkembangnya berbagai peluang bisnis saat ini, membuat persainganpun juga semakin meningkat. Berbagai strategi dilakukan para pelaku usaha, untuk memasarkan produknya agar tidak tenggelam ditengah persaingan yang ada di pasar dalam negeri. Mencoba masuk ke pasar global, merupakan salah satu strategi yang bisa dilakukan para pelaku usaha untuk memperluas jangkauan pemasaran. Cara ini juga sering dilakukan para UKM, untuk meningkatkan laba dan penjualan ditengah persaingan pasar.

           Ketatnya pasar dalam negeri, membuat sebagian pelaku UKM memanfaatkan pasar global yang masih terbuka peluang lebar. Namun untuk memasuki pasar globalpun tidak mudah, karena strategi pemasaran di luar negeri berbeda dengan pemasaran bisnis di pasar lokal. Sehingga ada beberapa hal yang menjadi kendala UKM memasuki pasar global, berikut informasi selengkapnya:
Budaya
Mungkin Anda sudah mengenal budaya Indonesia, namun apa Anda mengenal budaya negara lain? Oleh karena itu, sebelum memasuki pasar di sebuah negara, sebaiknya Anda mencari tahu perbedaan budaya pasar dan perilaku konsumen dari negara tersebut.

Peraturan
Perhatikan peraturan pemasaran yang ada di suatu negara, karena setiap negara memiliki aturan yang diperbolehkan dan tidak diperbolehkan. Bisa jadi di negara kita strategi pemasaran tersebut diperbolehkan, tapi di negara lain ada peraturan yang melarang strategi itu. Tentu ini akan memberikan image buruk bagi produk Anda bukan?

Komunikasi
Gaya bahasa disetiap negara memang beda, karena memiliki bahasa negara yang berbeda. Agar pemasaran Anda bisa efektif, pelajari bahasa dan logat dialog masyarakat di negara yang akan Anda tuju. Sehingga gaya bahasa pemasaran Anda bisa diterima masyarakat setempat, dan tidak menyinggung calon konsumen.

Ekonomi
Tingkat perekonomian yang berbeda, juga mempengaruhi daya beli konsumen akan sebuah produk. Bisa jadi produk Anda menjadi kualitas terbaik di pasar lokal, namun dipasar global produk Anda belum tentu menjadi produk unggulan.

Nah, setelah mengetahui kendala-kendala yang perlu Anda perhatikan sebelum memasarkan produk di pasar global. Berikutnya kami informasikan pula Strategi Pemasaran Pasar Global, yang dapat Anda coba :

1. Mengekspor
Salah satu cara yang sering digunakan para pelaku usaha untuk memasuki pasar global yaitu dengan mengekspor produk mereka ke luar negeri. Permintaan pasar dari luar negeri yang mulai berdatangan, mendorong para pelaku usaha untuk memasarkan produknya dengan mengekspor keluar negeri. Walaupun membutuhkan biaya pengiriman yang tidak sedikit, namun sebagian pelaku usaha membebankan biaya ekspor kepada para konsumennya. Sehingga mereka tidak mengalami kerugian. Yang perlu diperhatikan adalah tentukan harga yang sesuai dengan pasar asing, distribusi produk lancar, dan komunikasi yang lancar dengan konsumen Anda. Jangan sampai Anda tertipu.

2. Memberi Lisensi
Adanya perjanjian lisensi memungkinkan perusahaan asing membeli hak untuk memproduksi dan menjual produk Anda, di negaranya sendiri maupun di negara lainnya. Dan pemilik hak, mendapatkan royalti dari hasil produk yang diproduksi dan terjual. Bisa dibilang ini merupakan strategi pemasaran global yang tidak membutuhkan banyak modal. Namun tidak semua produk bisa dilisensi, syaratnya merek produk Anda sudah mendunia. Sehingga banyak orang tertarik untuk menggunakan lisensi dari brand Anda.

3. Menjalin kerjasama untuk membuka usaha
Selain lisensi, salah satu cara untuk masuk ke pasar global yaitu dengan mencari mitra untuk diajak kerjasama patungan membangun usaha di suatu negara. Menjalin kerjasama dengan warga yang tinggal di negara tujuan Anda, bisa menjadi alternatif tepat bagi Anda. Karena partner Anda mengetahui budaya, peraturan dan minat konsumen di negara tersebut.

Sekian dulu informasi pemasaran bisnis untuk pekan ini, semoga informasi ini bisa menjadi pertimbangan Anda sebelum akhirnya memutuskan untuk memasarkan produk ke pasar global. Salam sukses.

http://bisnisukm.com/kendala-ukm-memasuki-pasar-global.html
Selengkapnya...

Kecerdasan Konsumen Semakin Meningkat


JAKARTA, KOMPAS.com - Kecerdasan konsumen terhadap haknya dalam memperoleh produk semakin cerdas. Sayangnya, sampai saat ini belum ada survei mengenai tolok ukur kecerdasan ini.

Ketua Badan Perlindungan Konsumen Nasional Suarhatini Hadad dalam laporan kinerja BPKN di Jakarta, Selasa (4/1/2010), mengatakan, Selama 30 tahun bergulat dalam kasus perlindungan masyarakat, konsumen kini sudah semakin cerdas. "Berani mengadu melalui media massa. Kini produsen harus lebih bertanggung jawab terhadap produknya. Pusat pelayanan konsumen harus lebih banyak dibangun," sebutnya. Keberanian konsumen menandai konsumen mulai sadar akan hak-haknya sebagai pembeli atau pengguna produk tertentu. "Namun, ada pula konsumen yang enggan untuk menggugat pada produsen, karena takut dianggap mencari-cari masalah," tambahnya.

Sepanjang tahun 2010, pengaduan masyarakat mengenai pelayanan perbankan mendominasi persoalan masyarakat sebanyak 122 kasus. Persoalan lain, antara lain, masalah pembiayaan 48 kasus, listrik 7 kasus, perumahan 6 kasus, rumah sakit 3 kasus.

Koordinator Komisi Pengaduan dan Penanganan Kasus BPKN H Gunarto mengatakan, BPKN tidak mempunyai kewenangan mengeksekusi, tetapi lebih memberikan saran dan rekomendasi. Sifatnya BPKN adalah menampung pengaduan dan mengarahkan pengaduan masyarakat.
http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2011/01/04/18264428/Kecerdasan.Konsumen.Semakin.Meningkat
Selengkapnya...

25 Des 2010

UMKM Award 2010 dari Bank Syariah Mandiri


JAKARTA, KOMPAS.com - Untuk memberikan apresiasi kepada nasabah UMKM, Bank Syariah Mandiri atau BSM menggelar BSM UMKM Award 2010.

Direktur Utama Bank Syariah Mandiri, Yuslam Fauzi mengatakan, UMKM Award merupakan suatu bentuk komitmen BSM dalam mengembangkan bisnis UMKM di Indonesia ke depannya. "Kita ingin tumbuh pesat dan bermanfaat bagi lingkungan. Dengan itu, kita lakukan semua, agar BSM mendapat berkah, dari doanya para peserta UMKM," ujar Yuslam dalam jumpa pers yang digelar di Hotel Atlet, Jakarta, Jumat (24/12/2010).BSM UMKM Award 2010 ke-3 yang bertepatan dengan ulang tahun ke-11 BSM tersebut diberikan kepada 12 pemenang untuk 12 kategori pada (23/12/2010) semalam di Jakarta Convention Center.
Para pemenang di antaranya, BPRS Muamalat Harkat, BMT UGT Sidogiri, Koperasi Tankers Pertamina, Primkopkar Perhutaniku III, Koperasi karyawan PT United Tractors, CV Jaya Agung Semesta, Rumah Makan Cibiuk, dan untuk perorangan kepada Tukiyem, Sunarto, Nurasiah Harahap, Dasrul, dan Aam Ismawati.
Selain memberikan UMKM Award, BSM juga menganugrahkan Education Award untuk para guru yang berbakti bagi kemajuan pendidikan Indonesia. Penghargaan tersebut diberikan kepada tiga orang guru yaitu Een Sukaesih seorang guru asal Cirebon yang tetap mengajar meskipun sudah tidak bisa duduk dan berdiri, Mukiman asal Aceh, dan Nurrohim, perintis sekolah Masjid Terminal di Depok.
Kedua penghargaan tersebut, kata Yuslam, sesuai dengan motivasi BSM untuk turut membangun Indonesia yang lebih baik. "Kita mengetahui bahwa Indonesia income per kapita dan edukasinya rendah. Kita mau membantu income dengan UMKM dan membantu pendidikan dengan pembiayaan program pendidikan," kata Yuslam.
http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2010/12/24/15313323/UMKM.Award.2010.dari.Bank.Syariah.Mandiri
Selengkapnya...

Banyak Bank Akan Main di UMKM


JAKARTA, KOMPAS.com - Jumlah bank yang berfokus pada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah atau UMKM diperkirakan akan bertambah pesat pada tahun depan.

Direktur Utama Bank Syariah Mandiri, Yuslam Fauzi mengatakan, pada awal 2011, persaingan antar bank-bank yang menyasar UMKM tersebut akan cukup menghangat. Sektor UMKM, katanya, memang menarik untuk bank karena pasarnya yang luas dan tingkat resikonya paling mudah ditangani."Akan terasa 2011 pelaku perbankan di UMKM itu rada sumpek.Sektor UMKM adalah market yang besar, sangat luas. 2011 awal-awal merasa persaingan di pasar menghangat," katanya dalam jumpa pers di Hotel Atlet Century, Jakarta, Jumat (24/12/2010).
Namun, lanjut Yuslam, pada 2012 dan tahun-tahun setelahnya, bank-bank yang menyasar sektor UMKM tersebut akan mulai menemukan segmen pasarnya masing-masing sehingga persaingan pasar mencapai titik keseimbangan. "Saya yakin di 2012 dan seterusnya, ketemu equilibrum dimana masing-masing mengerti segmennya dan pasarnya sehingga terbentuk segmen masing-masing," ungkapnya.
Sebagai salah satu bank yang bergerak di sektor UMKM, Mandiri Syariah, kata Yuslam, tidak merasa khawatir dengan pertambahan bank UMKM itu. Yuslam mengatakan, dengan bermunculan banyak bank UMKM, justru semakin membantu para pelaku UMKM di Indonesia. "Kalau pemainnya banyak, pasti akan menurunkan harga, kredit di UMKM akan turun, itu kan yang mendapat berkahnya nanti masyarakat Indonesia," katanya.
Untuk dapat bersaing dengan bank-bank UMKM lainnya, Bank Syariah Mandiri, kata Yuslam, akan terus meningkatkan efisiensi-nya. "Siapa yang paling efisien, yang paling survive. Makanya kita berlomba-lombalah dalam efisiensi," pungkasnya.
Sementara Direktur Bank Syariah Mandiri bidang UMKM, Hanawijaya menambahkan, Bank Syariah Mandiri akan tetap berfokus pada UMKM di tahun depan. Target pembiayaan BSM untuk UMKM minimal mencapai 70 persen. "Kami memandang bukan hanya stabilitas manageble nya saja. Tapi dengan membangun UMKM jadi lebih baik, Allah akan terus bersama BSM," katanya.
http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2010/12/24/15441653/Banyak.Bank.Akan.Main.di.UMKM
Selengkapnya...

Indonesia Banyak Uang tapi Tidur di Bank


JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Erwin Aksa mengatakan, investasi harusnya terus tumbuh dengan mengedepankan sektor riil.
Namun faktanya, anggaran pendapatan belanja negara (APBN) dan APBD yang harusnya dipakai untuk pembiayaan sektor riil itu tidak banyak diserap dan lebih banyak disimpan di bank."Selain di APBN, dana itu juga di APBD, tetapi yang dibelanjakan masih belum maksimal. Kita harapkan pemerintah, tak hanya pusat tetapi juga Pemda, untuk aktif membelanjakannya," kata Erwin pada diskusi HIPMI Economic Outlook 2011 di Kantor Pusat HIPMI di Kuningan, Jakarta, Kamis (23/12/2010).
Menurut dia, penyerapan anggaran yang lambat ikut memperlambat pembangunan. Hal itu terlebih jika anggaran tersebut ditujukan untuk pembangunan infrastruktur, terutama yang sangat diperlukan dalam menggerakkan perekonomian.
"Penyerapan anggaran harus baik dan pemerintah tidak tidur dalam penyelesaian solusi anggaran yang terlambat diserap," kata Erwin. Kendati demikian, Erwin mengatakan optimistis pertumbuhan ekonomi tahun depan akan cerah di atas 6 persen.
Kondisi ini akan dibarengi dengan daya beli masyarakat yang kian bagus. "Basis dari sektor pertanian juga ke depan perlu mendapat perhatian untuk menopang perekonomian," kata dia.
Penyerapan APBN 2010 yang lamban mendapat kritik dari sejumlah kalangan belakangan ini. Penyerapan yang justru jauh lebih rendah dari penyerapan anggaran tahun sebelumnya.
Per November 2010, realisasi belanja negara baru mencapai Rp 817,2 triliun atau 72,6 persen dari pagu APBN-P 2010 sebesar Rp 1.126,1 triliun.
Anggaran sekitar Rp 200 triliun yang belum diserap itu otomatis hingga saat ini berada di Bank Indonesia. "Kita banyak uang, tapi tidur di bank," kata Erwin.
http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2010/12/24/16084646/Indonesia.Banyak.Uang.tapi.Tidur.di.Bank
Selengkapnya...

24 Des 2010

Rupiah Mata Uang Sampah?


JAKARTA, KOMPAS.com — Bagi pelaku pasar global, rupiah masuk dalam kategori mata uang sampah atau sering disebut the worst currencies. Menurut pengamat pasar uang Farial Anwar, berdasarkan data yang didapatkan dari Bloomberg dan Fox menyebutkan, rupiah merupakan satu dari 10 mata uang di dunia yang dikategorikan mata uang sampah itu."Jangan marah, kita (rupiah) di dunia itu dianggap mata uang sampah karena nolnya kebanyakan," kata Farial dalam diskusi Indef mengenai "Proyeksi Ekonomi Indonesia 2011" di Hotel Century Atlet, Jakarta, Kamis (23/12/2010).

Adapun ke-10 negara yang mata uangnya dikategorikan mata uang sampah berturut-turut adalah Zimbabwe, Vietnam, Sao Tome dan Principe, Laos, Iran, Indonesia, Guinea, Turkmenistan, Paraguay, dan Zambia. "Jangan sampai rupiah nanti sama dengan mata uang Zimbabwe," kata Farial, disambut tawa peserta diskusi.

Mata uang termurah saat ini Zimbabwe. Maksudnya, satuannya berharga rendah dibandingkan dengan mata uang negara lain atau bisa juga dibandingkan dengan jumlah barang tertentu yang dapat dibeli. Beli sayur, misalnya, bisa sampai 1 juta dollar Zimbabwe. "Nol-nya terlalu banyak. Seperti rupiah, jangan 1 dollar AS nol-nya sampai ribuan," kata Farial.

Oleh karena itu, Farial termasuk yang orang setuju dengan usulan redenominasi rupiah yang pernah diwacanakan Bank Indonesia (BI). "Ini masuk dalam saran yang kami sampaikan soal pengelolaan kebijakan moneter," kata Farial.

Menurut dia, karena nol-nya terlalu banyak maka sering transaksi penukaran uang di luar negeri dengan rupiah kadang merepotkan. "Sekarang tanda tanya kalau kita menukarkan rupiah di luar negeri. Apakah mereka mau menerimanya?" kata Farial.

Dengan redenominasi, lanjut Farial, maka perhitungan dalam anggaran pendapatan belanja negara (APBN) dan APBD akan lebih mudah.

http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2010/12/23/21010599/Rupiah.Mata.Uang.Sampah
Selengkapnya...

Ayo Berburu Tiket KA Eksekutif Murah


JAKARTA, KOMPAS.com - Menjelang liburan natal dan tahun baru ini, barang tentu tiket kereta api menjadi barang yang sulit untuk dicari. Namun, ditengah lonjakan permintaan kereta api tersebut, PT Kereta Api Indonesia justru menggelar promo tiket kereta api eksekutif dengan harga Rp 100.000 saja, harga biasanya bisa sampai lebih dari Rp 200.000."Kami menggelar promosi untuk kelas eksekutif dengan harga tiket Rp 100.000 untuk liburan natal dan tahun baru ini," ucap Humas Daops I PT Kereta Api Indonesia Mateta Rizalulhaq, Kamis (23/12/2010), saat dihubungi Kompas.com.

Namun, perlu keberuntungan untuk mendapatkan tiket-tiket murah tersebut. Pasalnya, tiket murah itu hanya akan diperuntukan bagi tempat duduk tertentu. "Tiket hanya untuk seat 1A, 1B, 13C, dan 13D di tiap kereta," tutur Mateta.

Dengan demikian apabila tiap kereta terdapat empat kursi bertiket murah, maka dalam satu rangkaian kereta dengan empat gerbong, KAI menyediakan 40 tiket murah. "Tiket murah ini juga ditujukan untuk seluruh kereta eksekutif tujuan Semarang, Jogja, Solo, Semarang, dan Surabaya dari Jakarta," ujar Mateta.

Waktu pemesanan untuk paket promosi ini hanya untuk pada tanggal 23-27 Desember 2010 di loket-loket stasiun Gambir, stasiun Senen, dan Jatinegara ataupun melalui online. "Tapi waktu keberangkatannya bisa sampai 30 hari setelah pemesanan," ucapnya.

Untuk memesan, para calon penumpang juga tidak bisa serta merta meminta kursi yang dimaksud. Pasalnya, layaknya undian, hanya penumpang yang beruntung ketika memesan dan mendapatkan kursi-kursi "istimewa" itulah yang berhak mendapatkan tiket kereta eksekutif dengan harga hanya Rp 100.000.

http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2010/12/23/22380882/Ayo.Berburu.Tiket.KA.Eksekutif.Murah
Selengkapnya...

23 Des 2010

HKTI Minta Masyarakat Tak Bergantung Pada Nasi


Jakarta - Masyarakat Indonesia diminta tak lagi terlalu bergantung pada nasi sebagai bahan makanan pokok. Sebab sebagai sumber karbohidrat, banyak alternatif yang bisa dipilih.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Harian Himpunan Kelompok Tani Indonesia (HKTI) Sutrisno Iwantono dalam jumpa pers di kantor HKTI, Jalan Prof. Dr. Satrio, Jakarta, Rabu (22/12/2010)."Pola konsumsi masyarakat harus diperbaiki. Jadi ketergantungan masyarakat pada beras sebagai sumber karbohidrat harus disosialisasikan, karbohidrat tak hanya dari beras tapi jagung, gandum, kentang, jadi jangan tergantung pada beras saja," tuturnya.

Sutrisno mengatakan, masyarakat jangan tergantung kepada beras saja karena jika suatu ketika Indonesia kekurangan beras, pemerintah bisa mencari opsi lain sebagai makanan pokok.

Dalam kesempatan tersebut, Sutrisno menyampaikan pendapatnya soal fungsi Bulog yang seharusnya optimal sebagai stabilitator harga beras. Bulog saat ini dinilai lebih fokus mencari keuntungan.

"HKTI ini mendesak pemerintah untuk mengembalikan fungsi bulog semula sebagai agent of development bukan sebagai perusahaan umum yang dikelola untuk keuntungan. Bulog tidak benar karena sudah berubah menjadi perusahaan yang mencari keuntungan," tutur Sutrisno.

Selain itu, di tahun depan HKTI memperkirakan pertumbuhan produksi padi bakal datar seperti tahun ini, yaitu tumbuh hanya 1%.

"Pemerintah perlu menemukan bibit unggul yang bisa bertahan di iklim-iklim ekstrem. Infrastruktur juga perlu diperbaiki khususnya irigasi. Lalu ada perlindungan lahan pertanian agar tidak diambil untuk lahan industri," tukas Sutrisno. (dnl/qom)

http://www.detikfinance.com/read/2010/12/22/174327/1530983/4/hkti-minta-masyarakat-tak-bergantung-pada-nasi
Selengkapnya...

IHSG Diprediksi Tembus 4.350 di 2011


Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan meningkat sekitar 15% dari tahun ini atau akan tembus ke level 4.350 di tahun 2011. Sampai akhir tahun 2010, IHSG diproyeksikan akan mencapai 3.800.

Demikian disampaikan oleh Kepala Riset Saham Mandiri Sekuritas, Ari Pitoyo dalam acara Macroeconomic Outlook 2011 di Plaza Mandiri, Jalan Gatot Subroto, Rabu (22/12/2010)."PE ratio diperkirakan sekitar 16 kali, kembali ke poin yang sama sebelum krisis Asia menyerang perekonomian Indonesia di tahun 1997. Dimana IHSG akan mencapai 4.350," ujar Ari.

Ari menambahkan, dua faktor yang dapat menyokong IHSG sampai ke level 4.350 adalah pertama, pertumbuhan ekonomi Amerika yang tidak terlalu baik.

"Jika perekonomian Amerika membaik, investor akan memindahkan investasinya ke sana," katanya.

Kedua, inflasi harus terkendali di kisaran 6%. Jika tidak, tambah Ari, investor akan mengkhawatirkan penempatan dananya.

Mandiri Sekuritas memperkirakan investor asing masih akan terus menempatkan dananya di Indonesia hingga tahun depan. Sektor yang masih menarik antara lain komoditas karena harga komoditas masih akan melonjak di tahun 2011.

"Selain itu properti, energi dan saham-saham plantation," tuturnya.

Ia menambahkan, IHSG hingga akhir tahun diprediksi masih bisa mencapai 3.800, yang ditopang oleh derasnya aliran dana hingga akhir Desember 2010.

IHSG mulai pulih setelah sempat terkena dampak krisis pada tahun 2009. Sepanjang tahun 2010 ini, IHSG sempat menembus rekor tertingginya sepanjang sejarah di level 3.786,09 pada 9 Desember. Dengan demikian, sepanjang tahun 2010 ini, IHSG menguat hampir 1.200 poin karena pada pembukaan awal tahun, 4 Januari 2010, IHSG ditutup pada level 2.575,41.

http://www.detikfinance.com/read/2010/12/22/201101/1531119/6/ihsg-diprediksi-tembus-4350-di-2011?f9911023
Selengkapnya...

Cara Mendapatkan Modal untuk Usaha Kecil Menengah


Dalam menjalankan sebuah usaha, salah satu faktor pendukung yang dibutuhkan adalah modal. Jika kita ibaratkan memulai usaha dengan membangun sebuah rumah, maka adanya modal menjadi bagian pondasi dari rumah yang akan dibangun. Semakin kuat pondasi yang dibuat, maka semakin kokoh pula rumah yang Anda bangun.
Begitu juga pengaruh modal terhadap sebuah bisnis, keberadaannya menjadi pondasi awal bisnis yang akan Anda bangun. Beberapa modal yang dibutuhkan dalam menjalankan bisnis, antara lain tekad, pengalaman, keberanian, pengetahuan, networking, serta modal uang atau aset. Namun dari beberapa modal yang dibutuhkan, kebanyakan orang terhambat memulai usaha karena mereka sulit untuk mendapatkan modal uang atau aset.Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini kami akan membahas informasi mengenai cara mendapatkan modal untuk usaha kecil menengah. Ada beberapa alternatif yang dapat Anda gunakan untuk mendapatkan dana usaha, berikut informasi selengkapnya :
1. Dana sendiri
Pertama Anda bisa memperoleh modal usaha dengan menggunakan dana Anda sendiri. Misalnya saja dengan menggunakan dana simpanan yang sudah Anda tabung selama ini. Jika masih kurang, Anda juga bisa menutupi kekurangan dana tersebut dengan menjual sebagian aset berharga yang Anda miliki saat ini. Tidak ada salahnya kan, jika Anda sedikit berkorban untuk kesuksesan bisnis Anda? Anggap saja Anda sedang berinvestasi untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar, setelah usaha Anda berhasil berjalan.

2. Mencari Dana Hibah
Cara yang kedua yaitu bisa saja kita manfaatkan dana-dana pihak ketiga, dalam hal ini pihak pemerintah atau pihak swasta. Sebagaimana kita tahu, untuk beberapa perusahaan-perusahaan besar dana hibah ini disalurkan melalui Divisi CSR-nya (Corporate Social Responsibility). Dalam hal ini perusahaan-perusahaan tersebut bisanya memiliki budget atau anggaran dana tersendiri dalam membangun perekonomian masyarakat disekitar perusahaan atau masyarakat secara umum. untuk teknis penyaluran dananya biasanya melalui event-event competition. Oleh karena itu, bisa jadi melalui event-event tersebut dapat menjadi salah satu solusi bagi Anda untuk mendapatkan tambahan dana bagi kelangsungan usaha Anda.
3. Menjalin kerjasama
Cara yang ketiga ini yang sekarang banyak dijalankan, yaitu menjalin kerjasama dengan pihak-pihak tertentu. Seperti bekerjasama dengan teman, atau bisa juga menawarkan kerjasama dengan para investor. Yang perlu diperhatikan dalam menawarkan kerjasama, Anda harus meyakinkan rekan Anda mengenai prospek bisnis yang akan dibangun. Anda bisa menggunakan proposal bisnis, untuk meyakinkan calon investor Anda. Berikan pula keterangan mengenai berapa persen pembagian hasil antara investor dan pelaku usaha, sehingga kedua belah pihak tidak ada yang merasa dirugikan. Bila perlu buat perjanjian hitam diatas putih, untuk mengantisipasi bila terjadi sesuatu dikemudian hari.
Setelah mengetahui beberapa cara untuk mendapatkan modal usaha, semoga bisa membantu Anda dalam mengatasi permasalahan modal yang selama ini menjadi salah satu kendala usaha. Selalu ada jalan, jika Anda berani mencoba segala peluang yang ada. Selamat mencoba dan salam sukses.
http://bisnisukm.com/cara-mendapatkan-modal-untuk-usaha-kecil-menengah.html
Selengkapnya...

22 Des 2010

Pemerintah Siap Atur Pemakaian BBM


JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah menyatakan telah siap menjalankan pengaturan bahan bakar minyak bersubsidi pada akhir Maret 2011. "Meski kemungkinan di awalnya berjalan tidak dengan 100 persen sempurna, namun kita harus memulai program pengaturan ini," kata Menteri ESDM Darwin Saleh di Jakarta, Selasa (21/12/2010).Menurut dia, pemerintah bertekad memenuhi keadilan dengan memberikan subsidi hanya pada masyarakat yang berhak. Apalagi, lanjutnya, alokasi subsidi sudah membebani anggaran, sehingga perlu dikelola dengan lebih baik lagi.
Darwin mengatakan, pemerintah sudah membentuk lima kelompok kerja (pokja) yang akan menjalankan program pengaturan BBM bersubsidi. Kelima pokja itu adalah operasi yang dilakukan PT Pertamina, pengawasan oleh BPH Migas, sosialisasi oleh Ditjen Migas Kementerian ESDM, regulasi oleh Biro Hukum dan Humas Kementerian ESDM, dan dampak sosial dan ekonomi oleh Bappenas.
"Adanya lima pokja tersebut mencerminkan kebijakan pengaturan ini menyangkut lintas sektoral seperti perhubungan, UKM, nelayan, perdagangan barang dan jasa, dan pertanian," ujarnya.
Ia menambahkan, aspek pengawasan saat ini tengah didalami termasuk penggunaan teknologi yang akan mendeteksi pembelian BBM subsidi. "Penggunaan teknologi ini perlu waktu," katanya.
Opsi teknologi yang ada adalah memakai alat kendali berupa "radio frequency identification" (RFID) yang merupakan metoda identifikasi berbasis gelombang radio. Darwin juga mengatakan, draf perpres akan segera dibahas antarkementerian, sebelum diserahkan ke Sekretariat Negara.
Pemerintah dan DPR pada 14 Desember 2010 menyepakati pemberlakuan pengaturan BBM bersubsidi secara bertahap yang dimulai Maret 2011 untuk jenis premium di wilayah Jabodetabek.
Dengan kesepakatan tersebut, maka mulai Maret 2011, seluruh mobil pribadi tidak boleh memakai premium bersubsidi, tapi mesti nonsubsidi seperti pertamax. Namun, pengaturan itu akan diberlakukan setelah pemerintah menyerahkan kajian komprehensif dan disetujui Komisi VII DPR. Pembahasan kajian dijadwalkan pada akhir Januari 2011.
Pengaturan merupakan amanat UU No 10 Tahun 2010 tentang APBN 2011 yang meminta pemerintah mengatur pemakaian BBM subsidi secara bertahap agar lebih tepat volume dan sasaran. Sesuai amanat APBN 2011, kuota BBM subsidi ditetapkan 38,6 juta kiloliter.
http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2010/12/21/22225315/Pemerintah.Siap.Atur.Pemakaian.BBM
Selengkapnya...

AirAsia Tambah 27.000 Kursi


JAKARTA, KOMPAS.com — Maskapai Indonesia AirAsia menambah 27.000 kursi saat liburan Natal, akhir tahun, dan Tahun Baru, untuk mengantisipasi lonjakan penumpang. Ini merupakan layanan ekstra dari AirAsia untuk mengangkut para pelanggannya.
Meski demikian, karena lebih dari 70 persen dari rute AirAsia kini menuju luar negeri, tambahan kursi tersebut tentu saja untuk rute ke luar negeri. Untuk rute Jakarta-Singapura, misalnya, ada tambahan 5.940 kursi, Jakarta-Denpasar ada 14.220 kursi, dan Denpasar-Perth ada 6.840 kursi."Tambahan kursi untuk tujuan Denpasar yang paling banyak sebab permintaannya sangat tinggi. Kebanyakan penumpang ingin tahun baruan di Bali," kata Corporate Communication Manager Indonesia AirAsia Audrey Progastama, Selasa (21/12/2010) di Jakarta.
Dengan adanya kursi tambahan, penerbangan Jakarta-Denpasar misalnya, ditambah dari empat kali sehari menjadi tujuh kali sehari. Tambahan kursi ini berlaku mulai tanggal 17 Desember 2010 sampai 8 Januari 2011. Bahkan, ada lagi penerbangan ekstra pada hari Selasa, Kamis, dan Sabtu.
Sementara di rute baru Indonesia AirAsia, yakni dari Denpasar menuju Perth, ada tambahan penerbangan dari tiga kali sehari menjadi empat kali sehari. Ini untuk mengantisipasi derasnya arus turis mancanegara dari Australia menuju Bali.
http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2010/12/21/09585182/AirAsia.Tambah.27.000.Kursi
Selengkapnya...

Transaksi Kartu Kredit Bakal Pakai PIN


JAKARTA, KOMPAS.com — Bank Indonesia (BI) sedang mengkaji penerapan sistem dynamic authentification atau pengamanan tambahan berupa personal identification number atau PIN di setiap transaksi kartu kredit. Ini merupakan bagian dari upaya bank sentral dalam menyempurnakan sistem keamanan alat bayar tersebut.
Kepala Biro Pengembangan dan Kebijakan Sistem Pembayaran Direktorat Akunting dan Sistem Pembayaran BI Aribowo mengatakan, kelak pengguna kartu kredit harus terlebih dahulu memasukkan nomor PIN sebelum transaksinya diproses. "Kita akan mewajibkan bank untuk menerapkan hal ini," ujar dia, Senin (20/12/2010).Pemberlakuan PIN ini merupakan respons BI atas maraknya pembobolan kartu kredit dengan modus lama, yakni dengan cara mengutak-atik tiga angka terakhir yang tercetak di balik kartu kredit, hingga menemukan kombinasi yang pas. "Ini jenis penipuan lama dan berkembang kembali sejak kartu kredit menggunakan sistem chip," ujar dia.
Namun, Aribowo belum bisa memastikan kapan kebijakan ini akan diterapkan. Pasalnya, BI belum mengecek kesiapan bank menjalankan sistem tersebut. "Ini butuh investasi besar karena banyak yang harus disiapkan bank dalam pengamanan kartu kredit. Kami akan terapkan secara bertahap," tuturnya.
Berdasarkan data BI, hingga Oktober 2010, nilai kejahatan kartu kredit mencapai Rp 3,26 miliar atau turun 92,75 persen dari akhir tahun lalu. Sekretaris Jenderal Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI) Steve Martha mengatakan, secara teknis ide BI bisa diterapkan. Namun, ada tiga hal yang harus diperhatikan BI.
Pertama, tidak semua kartu kredit menggunakan PIN sehingga harus ada pengiriman nomor PIN kepada nasabah. "Bagaimana keamanan nomor PIN waktu dikirimkan kurir, harus dipikirkan," ujarnya.
Kedua, persiapan mesin electronic data capture (EDC). Saat ini tidak semua mesin EDC mampu menerapkan nomor PIN sehingga harus ada perbaikan software.
Ketiga, edukasi masyarakat tentang keamanan dengan PIN. Sebab, jika menggunakan kartu kredit dengan PIN, nasabah harus menuju mesin kasir. Padahal, saat ini nasabah tinggal menunjukkan kartu kredit dan tanda tangan. "Ini bisa mengurangi jumlah pengguna kartu kredit karena merasa tidak nyaman dengan hal tersebut," ujar Steve. (Kontan/Roy Franedya)
http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2010/12/21/15295438/Transaksi.Kartu.Kredit.Bakal.Pakai.PIN
Selengkapnya...

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...